Sebagai jiwa remaja yang bergejolak dan mencari jati diri, tentu kita memiliki cita-cita. Jangan takut, walau itu mustahil sekalipun, jangan takut gagal walau kemungkinan terburuk itu mungkin terjadi. Layaknya sebuah paradigma besar membungkam kreatifitas anak bangsa; pernah dengar peribahasa “Ingin daku memeluk gunung apa daya tangan tak sampai”, “Bagai pungguk merindukan bulan”, “Katak ingin menjadi lembu”, atau “Cebol menggayuh lintang”? Begitulah, paradigma kebudayaan kita seolah-olah melarang kita bermimpi.
Haristone saja punya slogan “If you can dream it, you can do it”. Carol Hanley pernah menulis dibukunya “Tentukan apa yang menjadi impianmu dan kau pasti bisa meraihnya”. Film remaja Amerika yang berjudul “Cinderella Story” juga mencantumkan kalimat “Jangan sampai ketakutan membuatmu menyerah mewujudkan mimpi”. Amerika, 35% GNPnya adalah hasil menjual mimpi.
Lalu pernahkah dengar gaya tarik-menarik? Ini bukan tentang Hukum Newton atau Ohm lho. Tapi ini tentang sesuatu yang bila kita mengangankannya terus-menerus, sesuatu itu akan menjadi nyata bagi kita. Misalnya saja pengalaman salah seorang teman saya yang berhari-hari memikirkan terus “Bagaimana bila saya jatuh dari motor?” berhari-hari dia terus membayangkan kecelakaan yang menimpa dirinya’ akhirnya hari itu dia jatuh dari motor. Hm, apakah ini suatu intusi, yang jelas dia menyadari bahwa negatif thinking itu harus dihindari. Satu lagi contoh, seorang yang begitu mengidamkan Hp merk X sampai terbawa mimpi, sampai waktu naik angkotpun dia melihat semua orang memakai Hp merk itu, saat lewat diruang tamu diTV ada iklan Hp itu, bazar sekolahnya juga disponsori produk itu. Berhari-hari trus hal itu terjadi, sampai akhirnya orang tuanya membelikan Hp merk X sebagi kejutan. Wah, kok serba kebetulan. Percaya atau tidak, nyatanya gaya tari-menarik itu merefleksikan impian dan kenyataan. Hal ini sudah diadakan penelitian dan diberi nama Hukum Tarik-Menarik.
Lalu, mengapa ya, kalau saya menceritakan impian gede saya, lantas adik saya berkata, “Sudah donk, kak, bangun! Bangun! Jangan mimpi melulu!” Kuharap kalian tak berpikir demikian juga.
Kenali potensimu, cari apa yang menjadi hobimu, apa pelajaran disekolah yang kamu suka, apa yang terbayang dalam benakmu akan dirimu 20 tahun yang akan datang. Seharusnya diusia SMA, remaja sydah memantapkan pilihannya. Tentukan cita-citamu dan hargailah sebagai bagian dari dirimu. Kemudian pijarkan semangat untuk meraihnya; cobalah atur target, misalnya agar kelak orang tua kita bangga atau kita menjadi seseorang yang potensial di masyarakat. Cobalah ikuti berbagai lomba untuk mengukur kemampuanmu. Pokoknya langkah awal adalah jangan takut bermimpi. Siapa tahu, ya, kau adalah orang yang hebat dan bisa memiliki perwujudan cita-cita besarmu. Dan jangan lupa usaha, doa dan tawakal.
Terlepas dari itu semua, walau mungkin saya memang orang yang punya obsesi besar, saya tak akan biarkan diri saya bertegangan tinggi lantaran tak bisa meraih sesuatu yang sangat saya harapkan. Sebab bagi saya taj ada hal yang tak berguna sama sekali. Indonesia juga punya pepatah “Kegagalan adalah awal dari keberhasilan”. Yang terpenting kita tak boleh takut bermimpi. Tips tetap bahgia dikala kita gagal meraih sesuatu padahal kita sudah begitu berusaha dan berusaha., yaitu tertawalah. Terkadang humor adalah tertawa manakala seseorang tidak mendapatkan sesuatu yang sebernanya sangat ingin diperolehnya (kata mutiara dari Langston Huges).
Jadi, jangan takut bermimpi, ya. Sebab mimpi itulah yang selanjutnya menuntun kita mewujudkannya. Obsesi dan semangat besar memang diperlukan, tapi tawakal juga menjadi jiwa utama. Semangat, ya!
By : Lestari Dewi
Lalu pernahkah dengar gaya tarik-menarik? Ini bukan tentang Hukum Newton atau Ohm lho. Tapi ini tentang sesuatu yang bila kita mengangankannya terus-menerus, sesuatu itu akan menjadi nyata bagi kita. Misalnya saja pengalaman salah seorang teman saya yang berhari-hari memikirkan terus “Bagaimana bila saya jatuh dari motor?” berhari-hari dia terus membayangkan kecelakaan yang menimpa dirinya’ akhirnya hari itu dia jatuh dari motor. Hm, apakah ini suatu intusi, yang jelas dia menyadari bahwa negatif thinking itu harus dihindari. Satu lagi contoh, seorang yang begitu mengidamkan Hp merk X sampai terbawa mimpi, sampai waktu naik angkotpun dia melihat semua orang memakai Hp merk itu, saat lewat diruang tamu diTV ada iklan Hp itu, bazar sekolahnya juga disponsori produk itu. Berhari-hari trus hal itu terjadi, sampai akhirnya orang tuanya membelikan Hp merk X sebagi kejutan. Wah, kok serba kebetulan. Percaya atau tidak, nyatanya gaya tari-menarik itu merefleksikan impian dan kenyataan. Hal ini sudah diadakan penelitian dan diberi nama Hukum Tarik-Menarik.
Lalu, mengapa ya, kalau saya menceritakan impian gede saya, lantas adik saya berkata, “Sudah donk, kak, bangun! Bangun! Jangan mimpi melulu!” Kuharap kalian tak berpikir demikian juga.
Kenali potensimu, cari apa yang menjadi hobimu, apa pelajaran disekolah yang kamu suka, apa yang terbayang dalam benakmu akan dirimu 20 tahun yang akan datang. Seharusnya diusia SMA, remaja sydah memantapkan pilihannya. Tentukan cita-citamu dan hargailah sebagai bagian dari dirimu. Kemudian pijarkan semangat untuk meraihnya; cobalah atur target, misalnya agar kelak orang tua kita bangga atau kita menjadi seseorang yang potensial di masyarakat. Cobalah ikuti berbagai lomba untuk mengukur kemampuanmu. Pokoknya langkah awal adalah jangan takut bermimpi. Siapa tahu, ya, kau adalah orang yang hebat dan bisa memiliki perwujudan cita-cita besarmu. Dan jangan lupa usaha, doa dan tawakal.
Terlepas dari itu semua, walau mungkin saya memang orang yang punya obsesi besar, saya tak akan biarkan diri saya bertegangan tinggi lantaran tak bisa meraih sesuatu yang sangat saya harapkan. Sebab bagi saya taj ada hal yang tak berguna sama sekali. Indonesia juga punya pepatah “Kegagalan adalah awal dari keberhasilan”. Yang terpenting kita tak boleh takut bermimpi. Tips tetap bahgia dikala kita gagal meraih sesuatu padahal kita sudah begitu berusaha dan berusaha., yaitu tertawalah. Terkadang humor adalah tertawa manakala seseorang tidak mendapatkan sesuatu yang sebernanya sangat ingin diperolehnya (kata mutiara dari Langston Huges).
Jadi, jangan takut bermimpi, ya. Sebab mimpi itulah yang selanjutnya menuntun kita mewujudkannya. Obsesi dan semangat besar memang diperlukan, tapi tawakal juga menjadi jiwa utama. Semangat, ya!
By : Lestari Dewi
1 komentar:
spirit is the power of mine
Ayo Komen...!!!