Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Hai, Aa’ Sholeh come back coey! Kali ini, Aa’ mau nyemprot otak anda agar fresh again.
“Sudah hampir 64 tahun, Indonesia merdeka atau mandiri dan tumbuh tanpa asuhan bangsa lain. Tapi apakah sudah ada perubahan yang signifikan bagi kesejahtaraan rakyat?”
Indonesia adalah negara yang subur “gemah ripah loh jinawi”. Ini patut kita syukuri. Tapi, hanya bersyukur saja itu tidak cukup. Tapi apa donk? Sabar! Aa’ jelaskan dengan slow.....ya!!!
1. SDM (Sumber Daya Manusia) bukan Sholeh Dan M.Nur lho!!! SDM di Indonesia yang masih dibawah rata2 membuat kita semakin tertinggal dengan negara in the world. Aduh, kayak lagunya 5minutes yang “SKSJ (Semakin Ku Kejar Semakin Kau Jauh)”. He....!
2. Mental orang Indonesia yang tidak seperti lilin, artinya tidak berani leleh demi sebuah penerangan. Eh, mental itu bukan ‘meteng tanpa lanangan’ lho...! Hwa....ha...ha...! I’m sorry ya. Budaya korupsi sudah ada sejak zaman Hindu-Budha dan sekarang pun semakin membabi buta. Ayo, KPK tegakkan keadilan!
3. Dll ~> yang ketiga ini bisa anda pikir sendiri n kalau bisa postkan komentar anda di bawah ini. Okey!
Pemimpin yang nggak harmonis
Uraian diatas merupakan sebagian kecil faktor yang mempersulit bangsa kita berkembang ke depan. Setuju nggak? Setuju donk. Kalo nggak setuju, ya kita tinggalkan saja.
Sssst....tahukah anda bahwa hal yang paling signifikan dalam pemerintahan adalah para pemimpin. Jika pemimpin itu bisa akur atau bersatu dengan pemimpin lain, insya Allah negara kita tidak terus morat-marit. Do you agree with me?
Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, kita memang harus saling “kompak” antara atasan atau bawahan. Begitu juga antara presiden dan mantan presiden, para petinggi parpol dengan petinggi parpol lainnya, dll. Bila ini terus dibiarkan dan selamanya begitu, kapan suksesnya negara ini?? Manusia hidup di dunia ini memang tidak lepas dari dosa dan kedzaliman tapi mari kita minimalisirlah hal2 seperti itu. Walaupun kejahatan atau ketidakakuran sudah ada sejak zaman nabi Adam.
Menurut pengamatan dari mata telanjang saya, ketidakakurab para pemimpin sudah ada pada masa transisi orde lama dan orde baru. Dan itupun masih melekat pada para pemimpin/petinggi bangsa sampai sekarang. Kalu boleh Aa’ Sholeh dan MNS usul, mbok ya mereka2 itu saling kompak untuk mewujudkan Indonesia lebih baik dan tidak loyo gitu.!.!.!
Sebagai manusia yang peduli, saya mengajak para siswa di SMA N 1 Pati untuk selalu berpartisipasi dalam kehidupan Indonesia kelak. Jangan hanya melihat tapi harus berbuat. Karena kesuksesan atau kemunduran, sebagian ada di tangan kami, termasuk saya. He..he...!
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
By: Aa' Sholeh
Profil CIE
Adeyaksa Irawan
Aditya Agusta Dwiangga
Agung Tri Bhayuaji
Alfahari Anggoro
Arfika Pertiwi Putri
Desi Ratna Ningsih
Doni Arifianto
Efi Fitriana
Eli Setyaningsih
Ema Nurtika
Faruq Khadami
Hilal Aji Wibowo
Igha Melysa Putri
Ika Widya Khoriatin
Isna Maylani
Lestari Dewi
M. Rifan Aditya D.R.
Moh Nur Sholeh
Nellis Eka Risnita
Nevi Savitria
Nur Achmad Solikhin
Pandu Widiantoro
Pebtana Yosika Firmana
Pramesthi Asih Savitri
Prizka Rismawati Arum
Putranto Adhi Nugroho
Ratna Novitasari
Ria Resti Anggraeni
Rian Triastuti
Ruliyantika Nanda Puspita
Rusi Alasiyani
Ryan Mitha Pangesti
Sugiyono
Sumartono
Susi Nur Fitriana
Udhi Sapto Vilanata
Uswatun Hasanah
Vivit Novita Axviarani
Winda Febiana Puspitaningrum
Wiweka Reka
Aditya Agusta Dwiangga
Agung Tri Bhayuaji
Alfahari Anggoro
Arfika Pertiwi Putri
Desi Ratna Ningsih
Doni Arifianto
Efi Fitriana
Eli Setyaningsih
Ema Nurtika
Faruq Khadami
Hilal Aji Wibowo
Igha Melysa Putri
Ika Widya Khoriatin
Isna Maylani
Lestari Dewi
M. Rifan Aditya D.R.
Moh Nur Sholeh
Nellis Eka Risnita
Nevi Savitria
Nur Achmad Solikhin
Pandu Widiantoro
Pebtana Yosika Firmana
Pramesthi Asih Savitri
Prizka Rismawati Arum
Putranto Adhi Nugroho
Ratna Novitasari
Ria Resti Anggraeni
Rian Triastuti
Ruliyantika Nanda Puspita
Rusi Alasiyani
Ryan Mitha Pangesti
Sugiyono
Sumartono
Susi Nur Fitriana
Udhi Sapto Vilanata
Uswatun Hasanah
Vivit Novita Axviarani
Winda Febiana Puspitaningrum
Wiweka Reka
Senin, 20 April 2009
Ketidakakuran Petinggi Bangsa
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tukeran Link Yuuk !!!
Iklan
Klik Di sini
Oh ya, klik Di sini juga..!!
4presentation
1 komentar:
Tahukah Antum, bahwa remaja yang menghabiskan masa mudanya hanya untuk mentaati ALLAH dan RASUL, maka dia dihari kiamat akan dinaungi ALLAH, yang pada waktu itu tidak ada naungan selain naungan ALLAH, dan ketika itu matahari didekatkan sejauh 1 mil, atau lebih dekat lagi, bukankah ini merupakan sebuah keistimewaan bagi remaja yang senantiasa perhatian terhadap ilmu syar'i???? Tahukah Antum??? Yang ku sampaikan ini adalah sebuah Hadits dari Nabi.
Ayo Komen...!!!