Senin, 22 Juni 2009

Hari Ke tiga Di Ranah Bali…20 Maret 2009 (lanjutan)


Kuta Bali......


Sejak saat itu hatiku tak mampu,

membayangkan rasa di antara kita,

di pasir putih kau genggam jemari tenganku,

menatap mentari yang tenggelam,

semua berlalu di balik khayalku, kenangan yang indah berdua denganmu

Bersama rinduku walau kita jauh..kasih...suatu saat di kuta Bali....

Suatu saat di kuta Bali....


Hehe.. he.,. tau syair lagu itu nggak ??? laguna Andre Hehanusa dengan Judul Kuta Bali tu bakalan jadi salah satu lagu kenangan yang sweet banget
. Hm… udah agak sore si sampai di kawasan Pantai Kuta yang popular dengan keeksotisan sunsetnya. Selepas berbelanja, semua awak SMA 1 Pati melanjutkan wisata mereka. Dengan hati yang ber-flower – flower anak – anak CIE berhambur menuju deburan ombak, menghentikan ombak dengan jejakan kaki mereka di antara ramainya pengunjung yang lain. Tapi WARNING ada bendera merah di salah satu bagian Pantai. So, mesti be carefull, entar takutnya ke bawa ombak !!! Yip…yip… di pantai Kuta ini lagi –lagi tim Narsis dari CIE udah jeprat – jepret dengan aneka gaya. Banyak tu bukti – bukti factualnya, boleh dech di lihat di album cie. Hehehe...Nggak ketinggalan dech upacara buat video klipnya ala CIE. Beberapa tersangkanya kaya si Isna, Vivit, MNS, Udhi, Suma, dsb. Pokoknya pada ketawa ketiwi Happy gitu. Ada yang foto loncat- loncat, dsb pokonya. Ada juga tu banyak yang pada menghabiskan waktu untuk bercinlok ria (wkwkwwk) sapa tu ???

NOBAR Yuk !!!!

Apa tu buwq Nobar ????

Nobar is Nonton Bareng... heheeh...Habis pada lari – larian di atas putihnya pasir Kuta, sekarang CIE dan big Family of Smansapa menyaksikan Tari. Hm.. Arfika lupa si apa judulnya tapi secara garis besar pokonya tu menceritakan tentang hal yang baik dan buruk di muka bumi ini. So, emang bagus dech khasanah budaya nusantara itu. Sekitar pukul tujuh malam semua personil CIE ataupun SMANSAPA mulai serius memperhatikan pertunjukan berdurasi 2 jam full itu. Ehm.. yang namanya keluarga besar dimana – mana pasti kumpul dong. Begitu pula dengan CIE, hm... dengan semangat kekeluargaan semuanya nonton dalam satu populasi, komunitas dan tempat yang sama. Ya, kurang lebih berdampingan satu sama lain, like Isna bareng Faruq and Karyo(BAUT), ada juga si Ema sama Ratna, atau Ryanmyta bersama Sabda, nggak ketinggalan Si Udhi dengan teman – teman seperjuangan like M. Rifan, Samina, atau ada juga Arfika sama Wika. Ya... itulah yang namanya persaudaraan. Nggak dapat di pungkiri, dari cerita – cerita perjalanan di Bali inilah awal kebersamaan Cie yang sesungguhnya.




(Nie lanjutan dari artikel yang sebelumnya, soalnya kepanjangan klo cuman jadi 1 postingan)


By: ARFIKA

Saya Sarankan Anda Baca Juga



CAH IPA EMPAT © 2009 SMANSAPATI